Pematang Siantar, PRESISI – NEWS | Komitmen Satresnarkoba Polres Pematangsiantar dalam melakukan pencegahan peredaraan narkotika di Kota Pematang Siantar bukanlah isapan jempol belaka.
Salah seorang pria berinisial R. A. P (31) diduga penjual narkotika jenis sabu warga Jalan D.I Panjaitan gang Mata Air, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar, di tangkap Satnarkoba Polres Pematang Siantar, pada Selasa (16/01/2024) lalu.
Kapolres Pematangsiantar AKBP. Yogen Heroes Baruno S.H., S.I.K melalui Kasat Resnarkoba AKP. JH Pasaribu, S.H., MH, menjelaskan, bahwa penangkapan itu berawal adanya informasi masyarakat. RAP ditangkap sedang duduk duduk didalam rumah Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan. Nagahuta Timur, Kecamatan. Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar.
“Penangkapan RAP itu berawal adanya informasi masyarakat. RAP ditangkap sedang duduk duduk didalam rumah Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan. Nagahuta Timur, Kecamatan. Siantar Marimbun, Kota Pematang Siantar. “ujar Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar, Kamis,(18/01/2024).
Selanjutnya, kata AKP. JH Pasaribu, S.H., M.H., tim opsnal melakukan penggeledahan didalam rumah tersebut kemudian ditemukan barang bukti berupa 1 paket narkotika diduga jenis shabu berat bruto 0,52 gr di ruang tamu dibawah kursi sofa warna abu abu, kemudian 1 buah timbangan digital, 2 buah sendok terbuat dari pipet plastik, 1 buah Hp merk Vivo warna Hitam dan 2 buah alat isap bong terbuat dari botol Aqua, 1 buah kaca pirek dan Uang sebesar Rp.100.000.
“Hasil penggeledahan didalam rumah tersebut kemudian ditemukan barang bukti berupa 1 paket narkotika diduga jenis shabu berat bruto 0,52 gr di ruang tamu dibawah kursi sofa warna abu abu, kemudian 1 buah timbangan digital, 2 buah sendok terbuat dari pipet plastik, 1 buah Hp merk Vivo warna Hitam dan 2 buah alat isap bong terbuat dari botol Aqua, 1 buah kaca pirek dan Uang sebesar Rp.100.000.” ungkap Kasat Narkoba .
Saat diinterogasi RAP mengaku seluruh barang bukti itu miliknya dan dalam kurun waktu 2 minggu sebelum penangkapannya itu ada melakukan penjualan sabu. Mendengar pengakuannya itu, RAP dan barang bukti diboyong ke ruangan pemeriksaan Satresnarkoba Polres Pematang Siantar.
“RAP sudah diamankan guna diperiksa untuk dikembangkan dan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. RAP merupakan residivis kasus pencurian dengan hukuman 2 tahun penjara,” pungkasnya. (Jose)